sekedar pet crepet

Sunday, October 14, 2007

Politik dan Statistik

Bulan ini suasana politik kembali marak. Banyak pihak yang siap-siap menyambut Pemilu 2009, yang padahal masih cukup lama. Setelah Megawati menyatakan siap naik kembali, terus Sutiyoso mengajukan diri bersedia masuk bursa calon presiden, orang bertanya-tanya siapa lagi nih yang mau daftar. SBY kumaha? Jusuf Kalla mau gak? Sultan HB ikutan juga kah?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut melayang ke berbagai partai, beberapa pengamat politik, bahkan ke orang-orang biasa yang gak ngerti politik. Partai-partai tampaknya sepakat untuk mengandalkan hasil survey. Tidak sedikit pimpinan partai bilang, “kalau kita sih berdasar pada survey saja, siapa yang paling banyak didukung rakyat ya itu yang kita usung”.

Luar biasa… sedemikian percayanya mereka dengan hasil survey. Dalam hati tentu saya senang karena statistik mendapat tempat yang begitu terhormat. Patokan utama partai menentukan calon presidennya, hebat kan.

Tapi…tapi… saya juga sudah membayangkan suatu hari ketika calon yang mereka unggulkan dan memberi kontribusi dana yang besar kepada mereka ternyata tidak didukung oleh hasil survey mereka akan bilang, “wah gak independent tuh surveinya, gak representatif respondennya…..”

Dasar politikus. Bagi mereka apa yang dikatakan statistik seperti apa yang dikatakan oleh tukang ramal. Kalau tukang ramal bilang besok akan dapat untung, maka dia senang dan percaya. Tapi kalau tukang ramal bilang besok hari sial, dia bilang “ah, tenang saja, belum tentu benar”.

1 Comments:

  • bikin biro konsultan yuk ...
    Pak Bagus yg handle surveynya
    Saya yg jadi tukang ramal
    Gimana ?
    -bakti-

    By Anonymous Anonymous, At 10:44 AM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]



<< Home